Selasa, 06 September 2011

Perindu [kesembilanbelas]


Meronta, hatiku dalam kungkungan sepi merinduimu, teriakkan sunyi namun engkau abaikan #perindu

Menghentak, kalam rindu menebar jarum-jarum sepi, aku mendambamu saat ini #perindu

di sudut siang ini, rindu membuncah pada titik didihnya, hingga resah makin menjadi dan entah kapan berakhir #perindu

demikian rindu meresahkan aku, pada setiap bangun pagi mataku menatap kosong tanpa wajahmu @puisikita #perindu

Kalau memang siang masih panjang, setidaknya izinkan hambaMu ini, Tuhan, terlelap sejenak realisasikan rindu dalam mimpi #perindu

1 comments:

  1. . selamat siang
    . makasih mbak atas infonya

    . dan makasih juga udah mau berbagi ilmu
    . salam kenal mbak

    BalasHapus

tabe'ki

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...